Proses dan media pembelajaran

PROSES PEMBELAJARAN

 Almanar Azhari IBS adalah suatu lembaga pendidikan Islam yang mengembangkan potensi individu secara holistic, terpadu dan seimbang. Pembelajaran dilaksanakan secara integral, yakni internalisasi nilai-nilai Islam ke dalam seluruh mata pelajaran  secara total (100 % agama-100% Umum) dengan sebuah konsep bahwa umat Islam akan maju dapat menyusul/melampaui orang-orang barat apabila mampu menstransformasikan dan menyerap secara aktual terhadap ilmu pengetahuan dalam rangka memahami wahyu, atau mampu memahami wahyu dalam mengembangkan ilmu pengetahuan.

Proses pembelajaran menggunakan prinsip pembelajaran aktif, kooperatif dan kontektual (active, cooperative and contextual learning) melalui program moving class serta sistem yang bervariasi sesuai kompetensi, seperti; problem-based learning, inquiry-based learning, project-based learning, dll. sehingga siswa/santri  terbiasa melakukan observasi, eksperimen, analisis, diskusi, pelaporan, presentasi dll. Sistem-sistem tersebut dilaksanakan dalam metode dan teknik mengajar yang  kreatif inovatif oleh tenaga pendidik.

 MEDIA PEMBELAJARAN

Tantangan pendidikan abad ke-21, menurut PBB adalah membangun masyarakat berpengetahuan (knowledge-based society) yang memiliki (1) keterampilan melek TIK dan media (ICT and media literacy skills), (2) keterampilan berpikir kritis (critical thinking skills), (3) keterampilan memecahkan masalah (problem-solving skills), (4) keterampilan berkomunikasi efektif (effective communication skills), dan (5) keterampilan bekerjasama secara kolaboratif (collaborative skills). Kelima karakteristik tersebut dapat dibangun melalui pengintegrasian ICT dalam proses pembelajaran.

Media Pembelajaran yang diterapkan oleh Almanar Azhari IBS adalahMedia Pembelajaran Berbasis Computer (Computer Assisted Instructional/ CAI) yaitu media pembelajaran yang mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Penggunaan komputer sebagai media pembelajaran interaktif dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, diantaranya program computer-assisted learning (CAL), konferensi komputer, surat elektronik atau elektronik mail (email), dan komputer multimedia. Pembelajaran melalui CAI ini, bersifat offline, sehingga dalam penggunaannya tidak tergantung pada adanya akses ke internet.

Program pembelajaran berbasis komputer ini memanfaatkan seluruh kemampuan komputer, terdiri dari gabungan hampir seluruh media, yaitu: teks, grafis, gambar, photo, audio, video, dan animasi. Seluruh media tersebut secara konvergen akan saling mendukung dan melebur menjadi satu media yang luar biasa kemampuannya. Salah satu keunggulan media komputer ini yang tidak dimiliki oleh berbagai media lain, ialah kemampuannya untuk menfasilitasi interaktifitas peserta didik dengan sumber belajar (conten) yang ada pada komputer (man and machine interactivity).