SELAMAT DATANG DI

PESANTREN ALMANAR AZHARI ISLAMIC BOARDING SCHOOL

Pendidikan Pesantren/sekolah berasrama (boarding school) memiliki beberapa keunggulan dibandingkan sekolah non boarding. Sekolah-sekolah regular pada umumnya hanya sibuk dengan keadaan akademis, sehingga banyak aspek kehidupan yang seharusnya mereka pelajari harus ketinggalan karena keterbatasan waktu yang mereka miliki. Berbeda dengan boarding school. Disini mereka mempunyai waktu penuh selama 24 jam. Mereka dapat mempraktekkan apa saja yang telah diajarkan di sekolah atau asrama (life skills). Disini juga mereka akan berlatih menjadi pemimpin dengan berbagai macam organisasi yang dipegangnya (leadership training). Mereka akan mencari solusi setiap ada masalah dengan keterbatasan yang mereka miliki (problem solving). Disinilah mereka akan dituntut untuk berpikir dengan keterbatasan yang ada. Sehingga terbentuklah pemipin-pemimpin bangsa yang berpikir kritis.

Nilai tambah lain, Pesantren/boarding school menampung santri/siswa yang heterogen. Dengan berbagai macam latar belakang, sosial, budaya, tingkat kecerdasan serta kemampuan akademik yang beragam. Mereka semuanya akan ditempa dengan kondisi yang sama. Mulai dari makan, istirahat, hingga proses belajar mengajar mereka akan melaluinya secara bersama-sama. Disinilah nantinya akan terbentuk karakter sosial yang tinggi diantara santri/siswa. Ketika salah satu dari mereka mengalami masalah, maka orang pertama yang akan menolongnya adalah teman-teman terdekatnya. Di sinilah berbagai macam karakter kepemimpinan akan terbentuk. Mereka harus belajar untuk memimpin diri sendiri khususnya. Dengan uang saku yang diterimanya setiap bulan–mungkin sebagiannya dengan jumlah sangat terbatas– mereka harus mengalokasikan sesuai kebutuhan dengan sehemat mungkin hingga akhir bulannya. Apabila mereka boros, tentu saja mereka akan menanggung akibatnya, kebutuhan mereka tidak akan terpenuhi lagi. Oleh karena itu mereka akan belajar dari sini. Sebuah pembelajaran yang tidak mungkin mereka peroleh di sekolah-sekolah non-boarding.

Memang, untuk memasukkan anak ke pesantren/boarding school membutuhkan pengorbanan yang sangat berat baik bagi si anak maupun bagi orang tuanya. Tapi inilah investasi yang tidak kenal merugi untuk kesuksesan di dunia ini sampai akhirat nanti.